Buka Puasa Minum atau Baca Doa Dulu, Mana yang Benar? Ini Kata Ustadz Adi Hidayat

- 17 Maret 2024, 12:07 WIB
Ilustrasi orang menyantap buah kurma saat berbuka puasa.
Ilustrasi orang menyantap buah kurma saat berbuka puasa. /Freepik.com/

PotensiBadung.com - Mungkin masih ada yang merasa bingung saat hendak buka puasa Ramadan, apakah harus baca doa atau makan dan minum dulu, mana yang benar?

Di satu sisi, ingin langsung makan-minum untuk melepas dahaga, terkadang sampai lupa membaca doa.

Dalam satu kajiannya, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan terkait doa buka puasa kapan dibacakan, sebagaimana pertanyaan yang ia dapat.

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Hukum Shalat Tarawih 8 Rakaat

"Kapan doa (buka puasa) ini dibacakan," kata Ustadz Adi Hidayat mengawali kajiannya, seperti dikutip dari kanal YouTube Ustadz Adi Hidayat.

Menurutnya, terdapat dua pendapat mengenai masalah kapan doa buka puasa dibacakan saat waktu berbuka tiba.

"Ada yang mengatakan, doa ini dibacakan sebelum kita minum, sebelum kita buka, sebelum kita makan, karena umumnya doa dibacakan sebelum aktivitas dikerjakan," katanya.

Seperti halnya doa-doa lainnya, yang biasa dibacakan sebelum mengerjakan sesuatu, seperti doa masuk masjid, doa mau makan.

Baca Juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Waktu Sholat di Jembrana Bali 17-19 Maret 2024

"Saya mau tanya, antum doa masuk masjid apakah setelah masuk atau sebelum, pada saat akan masuk antum bacakan," kata Ustadz Adi Hidayat.

"Antum mau masuk toilet, saat di dalam toilet atau akan masuk, yang benar akan masuk," tambahnya.

Dari sanalah pendapat pertama memandang jika doa buka puasa dibacakan sebelum minum dan makan.

"Maka pendapat pertama mengatakan, maka saat akan kita berbuka itu doa dibacakan," kata Ustadz Adi Hidayat.

Baca Juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Waktu Sholat di Denpasar Bali 17-19 Maret 2024

Ada beberapa alasan yang mendukung pendapat pertama ini.

"Dia mengatakan basah tenggorokan itu bukan saat minum, kemudian basah lalu baca doa, bukan. Maksudnya menunjukkan saking bahagianya orang puasa ini begitu dengar adzan ada dua kebahagiaan orang orang puara," katanya.

Kebahagiaan pertama, kata Ustadz Adi Hidayat, adalah ketika dia berbuka, saking bahagianya dengar adzan seakan-akan hausnya hilang.

"Pendapat yang kedua, bisa (doa) dibaca setelah kita berbuka, membatalkan, bukan makannya tapi membatalkan," kata Ustadz Adi Hidayat.

"Anda buka dengan kalimat bismillah, lalu Anda minum, begitu Anda minum lalu Anda bacakan (doa buka puasa)," tambahnya.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, dua pendapat ini sama benarnya sehingga bisa dipilih di antara keduanya, dan tak perlu diperdebatkan.***

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah