Penjelasan Buya Yahya soal Hukum Puasa tapi Tidak Sahur

- 15 Maret 2024, 13:50 WIB
Buya Yahya menjelaskan terkait hukum puasa tidak sahur.
Buya Yahya menjelaskan terkait hukum puasa tidak sahur. /Instagram / buyayahya_albahjah/Instagram

Kendati demikian, orang yang berpuasa tetapi tidak sahur akan merasakan lapar di siang harinya.

"Sahur adalah sunnah, bukan wajib. Semakin dekat pada waktu fajar semakin bagus, asalkan masih yakin bahwa waktu itu sebelum datangnya fajar shadiq," kata Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV, pada Jumat, 15 Maret 2024.

Buya Yahya mengatakan, saat waktu imsak sejatinya masih boleh makan dan minum, karena batas sahur bukanlah imsak, melainkan Adzan Subuh.

Baca Juga: Presiden Jokowi Teken PP Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas

Imsak adalah bentuk siap-siap agar menjelang Subuh tidak lagi makan dan minum.

"Ada sebagian orang mengingkari imsak (dengan dalih) gak ada di zaman Nabi. Ini (imsak) tujuannya untuk siap-siap. Maka, imsak itu untuk siap-siap masuk waktu subuh," kata Buya Yahya.

Buya Yahya pun menerangkan, dalam mazhab Imam Syafi'i dan jumhur ulama mazhab Imam Maliki, dan Hambali, barang siapapun yang tidak berniat di malam hari, dan tidak sahur maka puasanya tidak sah.

Akan tetapi, dikatakan Buya Yahya, Sayyid Alwi Assegaf saat menjadi Mufti Makkah pernah menulis dalam suatu muqaddimah, bahwasanya jika benar-benar lupa tidak niat, dan tidak sahur.

Baca Juga: 9 Hal yang Membatalkan Puasa, Jangan Sampai Keliru

Maka bisa melanjutkan puasanya dengan niat di pagi hari mengikuti pendapat mazhab Imam Abu Hanifah.

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah