Penjelasan Buya Yahya soal Hukum Puasa tapi Tidak Sahur

- 15 Maret 2024, 13:50 WIB
Buya Yahya menjelaskan terkait hukum puasa tidak sahur.
Buya Yahya menjelaskan terkait hukum puasa tidak sahur. /Instagram / buyayahya_albahjah/Instagram

"Bahkan itu diisyaratkan oleh Syekh Malibari dalam kitab Fathul Muin-nya. Barangsiapa di pagi harinya dia lupa belum niat, dia ingin berpuasa, maka hendaknya dia niat ikut Mazhab Abu Hanifah," kata Buya Yahya.

"Itu diisyaratkan dalam fikih Syafi'i bahwasanya orang awam perlu dihargai dalam hal-hal semacam ini. Jangan sampai bilang gak sah, gak puasa, kasian dia ketinggalan dalam rombongan orang-orang berpuasa," katanya.

Menurut Buya Yahya, dalam keadaan darurat boleh mengikuti mazhab Abu Hanifah, jika lupa niat puasa Ramadan dan tidak sahur.

Namun, ia mengingatkan tidak boleh secara sengaja lupa niatnya. Kalau sudah makan dan minum di waktu puasa, maka puasanya tidak bisa dilanjutkan karena sudah melakukan perbuatan membatalkan puasa.

"Dia wajib imsak, tidak boleh makan dan minum. Dia seperti orang yang berpuasa, cuma nanti dia wajib mengqadha," kata Buya Yahya.***

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah