Terlibat Aksi Penganiayaan di Bali, Imigrasi Deportasi Warga Australia

- 18 Desember 2023, 09:49 WIB
Potret Imigrasi Deportasi Warga Australia
Potret Imigrasi Deportasi Warga Australia /Istimewa

PotensiBadung.com - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Keimigrasian di bawah kepemimpinan Yasonna H. Laoly kembali melakukan deportasi terhadap Warga Negara Australia berinisial DJB di Bali. Deportasi ini dilakukan karena DJB melanggar Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Jo. Pasal 351 KUHP.

Pasal 75 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian memberikan wewenang kepada Pejabat Imigrasi untuk melakukan Tindakan Administratif Keimigrasian terhadap Orang Asing yang melakukan kegiatan berbahaya, patut diduga membahayakan keamanan dan ketertiban umum, atau tidak menghormati atau tidak menaati peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Tangani Pengungsi Rohingya, Polda Bali Koordinasi UNHCR

Baca Juga: Kabarnya Mobil Iring-iringan Anies Baswedan Kecelakaan, Begini Kronologinya

Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, Gede Dudy Duwita, menjelaskan bahwa DJB datang ke Indonesia pada tahun 2016 sebagai sukarelawan pengajar di Jawa Barat.

Pada 5 Agustus 2023, DJB kembali menggunakan visa kunjungan sosial budaya melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan tujuan yang sama.

Namun, liburan DJB di Bali berubah kelam karena ia terlibat dalam insiden penganiayaan terhadap seseorang berinisial D.

Pada 1 September 2023, DJB ditangkap oleh polisi atas tuduhan penganiayaan. Setelah menjalani proses peradilan, DJB dinyatakan bersalah dan dihukum 3 bulan dan 7 hari penjara.

Pada 7 Desember 2023, DJB dibebaskan, dan kemudian diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai untuk menjalani tindakan administratif keimigrasian.

Halaman:

Editor: Ariex Pratama


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah