Sholat Tarawih Kilat atau Sendirian? Buya Yahya Sarankan Tinggalkan yang Seperti Ini

- 18 Maret 2024, 11:17 WIB
Ilustrasi - Suasana sholat Tarawih di Masjid Mungsolkanas, Kota Bandung, Jumat 15 Maret 2024
Ilustrasi - Suasana sholat Tarawih di Masjid Mungsolkanas, Kota Bandung, Jumat 15 Maret 2024 /Ilustrasi/Humas Jabar

Baca Juga: Tips Meningkatkan Kolesterol Baik untuk Kurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

"Jika cepatnya adalah sampai menjadi hurufnya hilang, maka kita bukan sekadar sebaiknya sendiri, wajib meninggalkan jamaah (tarawih) tersebut," kata Buya Yahya.

Pernyataan tegas Buya Yahya ini berdasarkan pada apa yang pernah disampaikan oleh Imam Nawawi.

"Karena Imam Nawawi di akhir pembahasan masalah ini, pemerintah wajib melarang, menghentikan memberikan takjil imam shalat yang ngebut sampai hurufnya nggak jelas," kata Buya Yahya.

"Karena itu maksiat, hurufnya hilang. Bukan main-main, Alquran jelas satu huruf saja dibuang hukumnya dosa," tambahnya.

Baca Juga: Livescore Bali United Vs Rans Nusantara: Tanpa Gol di Babak Pertama

Oleh sebab itu, dilarang untuk mengikuti imam sholat yang seperti itu, dan bahkan perlu ditegur.

"Dan bagi yang tahu, dilarang mengikutinya, dan hukumnya haram mengikutinya," kata Buya Yahya.

"Yang tahu pun harus menegur dia, karena ini maksiat, urusannya dengan Alquran, nggak boleh ngebut," tambahnya.

Kemudian Buya Yahya menyarankan, kepada para imam shalat tarawih untuk memilih surat pendek saja, jika ingin cepat tapi tetap perhatikan ketepatan dalam membacanya.

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah