Pihak Helda Sebut Mantan Suami Tak Patuh Putusan Hakim dan Pemakai Narkoba

- 28 Juni 2022, 19:01 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /

Selanjutnya putusan perkara perceraian tingkat kasasi yang sudah berkekuatan hukum tetap (Inkracht van gewijsde) Nomor : 2824 K/PDT/2021, tanggal 19 Oktober 2021, yang menyatakan putusan perkawinan karena perceraian, dan telah dicatatkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta pada tanggal 20 Januari 2022.

Liliana juga menjelaskan, bahwa sejak tahun 2011 Fernando sudah tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik karena diduga menggunakan narkoba, sering bolak balik ke karaoke.

“Pergi dari jam 5 sore, pulang ke rumah jam 10 atau 12 siang. Serta emosi yang meledak-ledak yang menimbulkan keributan yang tidak jelas," kata Liliana.

Baca Juga: CATAT! Perubahan Jadwal 8 Besar Piala Presiden 2022: Persib Bandung vs PSS Sleman, PSIS vs Bhayangkara FC

Keluarga, lanjut Liliana, sempat berniat membawa Fernando ke tempat rehabilitasi. Namun, saat akan dibawa ke rehabilitasi, Fernando malah kabur.

"Dan perlu diketahui bahwa tahun 2021 Fernando Lesmana mengambil mobil Fortuner milik klien kami secara paksa melalui driver. Karena driver ketakutan akhirnya memberikan mobil tersebut kepada Fernando Lesmana. Laporan Polisi No.: STTLP/B/2988/VI/2022/ SPKT /POLDA METRO JAYA tanggal 17 Juni 2022, dengan dugaan pasal 367 Jo pasal 362. Dengan dasar hukum sebagai berikut : Perjanjian kontrak dengan leasing atas nama klien kami sampai tanggal 16 September 2022. BPKB dan STNK juga atas nama klien kami,” bebernya.

"Pembayaran cicilan memakai uang dan hasil keringat klien kami. Karena BPKB masih hak leasing tidak bisa dikategorikan harta gono-gini. Jadi tidak bisa dirampas begitu saja tanpa izin pemilik pemegang fidusia atau atas nama kontrak klien kami. Berdasarkan uraian tersebut diatas, kami telah mengupayakan pihak kepolisian dan instansi terkait dapat membantu menyelesiakan masalah ini dan mohon  perlindungan hukum atas Laporan Polisi No : LP/252/III/2021/Bali/RestaDps Pelapor : Fernando Lesmana, terlapor Helda yang berimbas pada tekanan mental bagi  anak-anak terlapor dan anak-anak pelapor. Mengingat anak-anak dari klien kami yang mau sekolah di Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Alasan Tom Rogic Tolak Persija, Thomas Doll Pilih SAMI KHEDIRA atau Hanno Behrens Gantikan Makan Konate?

Menurut Liliana, mediasi yang ditawarkan kliennya tentang pembagian harta di Pengadilan Negeri ditolak oleh Fernando dan mengalami jalan buntu. Liliana juga menyatakan bahwa mengingat Fernando adalah pengguna narkoba jadi patut dan layak pihak kepolisian mempertimbangkan laporan polisi yang terlalu dibesar-besarkan.

"Saat ini klien kami fokus, banting tulang mencari nafkah untuk membiayai kebutuhan hidup, biaya makan dan keperluan biaya pendidikan anak seorang diri. Besar harapan Klien kami untuk tetap bisa berjuang mempertahankan hidup dengan keadaan yang sulit seperti saat ini. Dan tidak lagi diganggu," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Hari Santoso


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah