Sholat Tarawih Kilat atau Sendirian? Buya Yahya Sarankan Tinggalkan yang Seperti Ini

- 18 Maret 2024, 11:17 WIB
Ilustrasi - Suasana sholat Tarawih di Masjid Mungsolkanas, Kota Bandung, Jumat 15 Maret 2024
Ilustrasi - Suasana sholat Tarawih di Masjid Mungsolkanas, Kota Bandung, Jumat 15 Maret 2024 /Ilustrasi/Humas Jabar

PotensiBadung.com - Tidak sedikit pelaksanaan sholat tarawih dilakukan dengan tempo cepat.

Bahkan, sholat tarawih berjumlah 23 rakaat pun bisa selesai dalam hitungan menit saking cepatnya.

Nah, saat hendak ingin mengikuti sholat tarawih di masjid, ternyata imam yang memimpin shalatnya begitu cepat.

Baca Juga: Sidang Segera Bergulir di PTUN, AWK: Sesuai Harapan

Sampai-sampai bacaan dalam shalat dari sang imam pun menjadi tidak terdengar begitu jelas karena cepat dilafalkannya.

Memang pada akhirnya shalat tarawih tersebut bisa selesai dalam waktu yang singkat, tetapi apakah shalat tarawih sendirian lebih baik?

Menurut pengurus Pondok Al Bahjah, Buya Yahya ada batasan bagi seorang imam ataupun dalam shalat sendirian.

Jangan sampai ketika salat dengan cepat sampai membuat bacaan ayat Al Quran di dalamnya menjadi hilang.

Maka dengan itu, Buya Yahya pun menegaskan, kalau imam yang sholatnya cepat sampai membuat salah satu huruf menghilang, maka wajib ditinggalkan.

Baca Juga: Tips Meningkatkan Kolesterol Baik untuk Kurangi Risiko Penyakit Jantung dan Stroke

"Jika cepatnya adalah sampai menjadi hurufnya hilang, maka kita bukan sekadar sebaiknya sendiri, wajib meninggalkan jamaah (tarawih) tersebut," kata Buya Yahya.

Pernyataan tegas Buya Yahya ini berdasarkan pada apa yang pernah disampaikan oleh Imam Nawawi.

"Karena Imam Nawawi di akhir pembahasan masalah ini, pemerintah wajib melarang, menghentikan memberikan takjil imam shalat yang ngebut sampai hurufnya nggak jelas," kata Buya Yahya.

"Karena itu maksiat, hurufnya hilang. Bukan main-main, Alquran jelas satu huruf saja dibuang hukumnya dosa," tambahnya.

Baca Juga: Livescore Bali United Vs Rans Nusantara: Tanpa Gol di Babak Pertama

Oleh sebab itu, dilarang untuk mengikuti imam sholat yang seperti itu, dan bahkan perlu ditegur.

"Dan bagi yang tahu, dilarang mengikutinya, dan hukumnya haram mengikutinya," kata Buya Yahya.

"Yang tahu pun harus menegur dia, karena ini maksiat, urusannya dengan Alquran, nggak boleh ngebut," tambahnya.

Kemudian Buya Yahya menyarankan, kepada para imam shalat tarawih untuk memilih surat pendek saja, jika ingin cepat tapi tetap perhatikan ketepatan dalam membacanya.

"Maka walaupun Anda tidak mau panjang-panjang, ya baca surat pendek, Al Fatihah yang benar, bahkan membaca surat pun tidak wajib," kata Buya Yahya.

"Itu jauh lebih bagus daripada tidak jelas, daripada ngebut nggak jelas, lebih baik pendek dan huruf-hurufnya terpenuhi," sambungnya.

Jangan sampai karena tarawih cepat-cepat membuat satu huruf Alquran yang dibacanya menjadi terlewat.

"Satu huruf Alquran yang dibuang hukumnya haram, bukan dapat pahala, tarawihnya malah dosa," kata Buya Yahya.

Wallahu a'lam.***

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah