Kemendag Dorong Produk Pertanian Indonesia Masuk Pasar Australia

- 20 April 2024, 12:26 WIB
Arsip foto - Sejumlah pekerja membersihkan buah Manggis siap ekspor saat kegiatan pelepasan ekspor komoditas pertanian unggulan Bali di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Kamis (21/3/2019). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc/aa.
Arsip foto - Sejumlah pekerja membersihkan buah Manggis siap ekspor saat kegiatan pelepasan ekspor komoditas pertanian unggulan Bali di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Kamis (21/3/2019). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc/aa. /

PotensiBadung.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng perusahaan asal Jawa Timur untuk mengajukan permohonan persetujuan menjadi penyedia jasa iradiasi produk pertanian ke pemerintah Australia.

Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Haris Setiawan mengatakan, upaya ini merupakan bagian dari implementasi hubungan ekonomi Indonesia, dan Australia.

Disampaikannya pula, sejak berlakunya Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia atau IA-CEPA pada tahun 2020.

Baca Juga: Bakal Satu Grid di GP Spanyol, Pedrosa Nilai Pedro Acosta Melampaui Ekspektasi

"Kami perwakilan perdagangan di Australia siap membantu produk pertanian Indonesia memasuki pasar internasional, khususnya pasar Australia. Sebab, produksi pertanian unggulan Indonesia memiliki potensi yang sangat besar," kata Haris melalui keterangan resminya, dikutip pada Sabtu, 20 April 2024.

Haris mengatakan, minat terhadap produk pertanian Indonesia, termasuk Inggris cukup tinggi di pasar internasional. Nilai ekspor manggis Indonesia mencapai sekitar 75 juta dolar AS pada 2022.

Namun, aturan biosekuriti yang ketat masih menjadi hambatan utama bagi Indonesia untuk memasuki pasar Australia.

Baca Juga: Apple Hapus WhatsApp dan Threads dari App Store di China

Inisiatif baru ini diharapkan akan membuka peluang bagi petani, dan eksportir manggis asal Indonesia untuk memasuki pasar baru yang lebih luar, dan potensial di negara ketiga.

Halaman:

Editor: Pipin L Hakim


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah