Hari Kartini! Tutik Kusuma Wardhani Sebut Perjuangan Perempuan Hanya Bisa Final Melalui Legislatif  

- 22 April 2024, 12:39 WIB
Tutik Kusuma Wardhani, Anggota DPR RI Dapil Bali
Tutik Kusuma Wardhani, Anggota DPR RI Dapil Bali /Rovin Bou

PotensiBadung.com – Tutik Kusama Wardani, Anggota DPR RI Dapil Bali terpilih pada Pemilu 2024 dari Partai Demokrat menjadikan momen Hari Kartini Tahun 2024 sebagai refleksi panjang perjuangan politiknya sekaligus ajakan kepada perempuan Bali untuk berpolitik.

Menurutnya sangat penting perempuan masuk dalam ranah politik, sebab kebijakan publik lahir dari kebijakan politik. Jadi jika perempuan anti terhadap politik maka tidak ada yang bisa dengan tulus menyuarakan hak-hak perempuan melalui lembaga legislatif. 

“Sebab, hanya perempuan yang benar-benar bisa memperjuangkan hak perempuan dengan tulus. Oke kaum laki-laki mungkin bisa melakukannya karena mengerti dengan persoalan yang dihadapi perempuan, tapi ingat tidak semua hal yang dimengerti dapat dirasakan, hanya perempuan yang bisa merasakan itu,” ucapnya di Denpasar, Minggu (21/4/2024).

Baca Juga: Dirjen AHU Bahas Urgensi Keanggotaan Indonesia di Forum Internasional

Baca Juga: Puncak GLO Open Karate Championships 2024, Ex Jawara Ramaikan Pertandingan

Sementara saat ini keterwakilan perempuan di parlemen baik di daerah maupun di pusat sangat sedikit. Hal ini disebabkan oleh perempuan yang terlanjur anti terhadap politik dan tidak mendukung sesama perempuan yang sudah berani mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Sebagai contoh, kata dia, pada Pileg 2024 di kemarin, 30 persen keterwakilan perempuan di setiap Partai Politik di Bali hampir tidak terpenuhi karena minimnya keterlibatan perempuan itu sendiri. Memang ada beberapa yang lolos mencalonkan diri tapi sedikit saja perempuan yang terpilih padahal punya kemampuan yang sama dengan laki-laki. 

“Saya pengen perempuan harus lebih responsif terhadap perempuan juga karena yang memperjuangkan hak perempuan secara ikhlas ya perepuan itu sendiri, yang tau permasalahan perempuan adalah perempuan. Untuk itulah perlu sekali perempuan mau terjun di dunia politik,” kata Buda Tutik, sapaan akrabnya itu.

Baca Juga: Makin Seru! Ribuan Karateka Bertarung Memperebutkan Juara pada GLO Open Karate Championship 2024.

Baca Juga: Misi Rahmad Darmawan Bawa Barito Putera Finish di Papan Atas, Sapu Bersih 3 Sisa Laga

Halaman:

Editor: Ariex Pratama


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah